AMBON, cahaya-nusantara.com

Ketua Musyawarah Ketua MKKS SMA Kota Ambon Ajak Sekolah Jaga Integritas Ujian Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kota Ambon, Dra. E. Laturiuw, M.Si, mengajak seluruh kepala sekolah untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan ujian sekolah tahun ini.

Dalam himbauannya, ia menegaskan pentingnya menjaga integritas ujian agar berjalan dengan jujur dan adil, baik yang menggunakan moda kertas dan pensil maupun yang berbasis digital seperti Android, komputer, atau Chromebook.

“Bapak, ibu, teman-teman kepala sekolah di Kota Ambon, mari kita sukseskan ujian sekolah ini dengan baik. Tidak hanya yang menggunakan kertas dan pensil, tetapi juga yang berbasis teknologi. Kita harus menjaga integritas ujian agar berjalan dengan jujur,” ujar Laturiuw.

Laturiuw menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan ujian, sistem pengawasan silang diterapkan untuk memastikan kejujuran siswa.

Menariknya, soal ujian tidak dibuat oleh MKKS secara terpusat, melainkan diserahkan kepada komunitas belajar untuk menyusun kisi-kisi, sementara masing-masing sekolah bertanggung jawab membuat soalnya sendiri.

Selain itu, sistem ujian juga menggunakan paket soal yang berbeda untuk setiap siswa, sehingga meminimalisir kemungkinan kecurangan.

“Kami memastikan setiap anak mendapatkan paket soal yang berbeda, sehingga tidak memungkinkan ada kesamaan jawaban,” ungkapnya.

Terkait penggunaan perangkat digital dalam ujian, Laturiuw menyebut bahwa setiap sekolah memiliki kebijakan masing-masing dalam mengelola sistem berbasis Android dan komputer. Namun, ia menyoroti keunggulan Chromebook yang dianggap lebih aman karena tidak memiliki banyak jendela aplikasi yang bisa dibuka oleh siswa.

“Jika menggunakan Android atau komputer biasa, siswa bisa membuka banyak jendela, sehingga pengawas harus lebih ketat. Tetapi dengan Chromebook, ujian hanya bisa dilakukan dalam mode layar penuh (full screen), sehingga jika siswa keluar dari aplikasi, ujian otomatis dianggap selesai,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia berharap di masa mendatang lebih banyak sekolah yang beralih ke sistem berbasis komputer atau Android, sehingga ujian bisa semakin efisien dan modern.

“Saat ini masih banyak yang menggunakan kertas dan pensil. Mudah-mudahan ke depan ada peningkatan ke sistem komputer atau Android agar lebih praktis dan efisien,” pungkasnya.

Laturiuw berharap dengan
berbagai upaya yang dilakukan, MKKS SMA Kota Ambon terus mendorong pelaksanaan ujian yang jujur dan berkualitas. Penerapan sistem ujian silang, soal yang bervariasi, serta pengawasan berbasis teknologi diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan di Ambon, sekaligus membangun budaya kejujuran dalam dunia pendidikan.(CN-02)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *