AMBON, cahaya-nusantara.com

Pelaksanaan Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) bagi siswa kelas IX SMP Negeri 1 Ambon memasuki hari pertama dengan lancar dan tanpa kendala berarti, Senin (22/4/2025).

Kepala SMPN 1 Ambon, Juliana Pattiasina, S.Pd menjelaskan bahwa total peserta ujian tahun ajaran 2024–2025 ini mencapai 213 siswa yang tersebar dalam 11 ruang ujian. Menariknya, satu dari ratusan peserta tersebut terpaksa mengikuti ujian secara daring dari Papua karena tengah menghadiri urusan keluarga yang tidak bisa ditinggalkan.

“Sudah ada kesepakatan bersama antara sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan guru untuk memberikan izin khusus kepada siswa tersebut. Ini bentuk fleksibilitas kami dalam mendukung siswa,” ujar Pattiasina kepada wartawan.

Dalam hal pengawasan, sekolah menerapkan sistem pengawasan silang internal antar mata pelajaran, termasuk koreksi soal yang juga dilakukan dengan metode silang mata pelajaran untuk menjaga objektivitas hasil ujian.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang mulai mengarah ke digitalisasi, pelaksanaan PSAJ tahun ini sepenuhnya menggunakan metode kertas dan pensil. Keputusan tersebut diambil melalui rapat bersama dewan guru dan pegawai sekolah dengan mempertimbangkan beberapa faktor penting.

“Bukan karena tidak ingin menggunakan sistem online, tapi karena kesiapan perangkat kami belum memadai. Beberapa komputer mengalami gangguan akibat jarang digunakan,” jelas Pattiasina.

Selain faktor perangkat, pertimbangan lain juga menyangkut kestabilan jaringan internet. Meskipun sekolah memiliki tiga jaringan WiFi, namun kekhawatiran akan gangguan koneksi di tengah pelaksanaan ujian menjadi alasan kuat untuk kembali ke sistem manual.

“Belum lagi soal ketersediaan paket data yang berbeda-beda di setiap rumah siswa. Latar belakang ekonomi orang tua juga menjadi perhatian kami,” tambahnya.

Pattiasina menegaskan, walaupun pelaksanaan ujian dengan sistem kertas memerlukan anggaran yang lebih besar, kualitas tetap menjadi prioritas utama.

“Yang terpenting adalah mutu dan integritas ujian tetap terjaga. Kami ingin memastikan bahwa seluruh siswa bisa mengikuti ujian dengan baik sebagai gerbang menuju pendidikan menengah,” tandasnya.

Ia pun berharap seluruh peserta PSAJ dapat menyelesaikan ujian dengan lancar hingga hari terakhir, sebagai langkah penting menuju jenjang SMA atau SMK.(CN-02)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *