
AMBON,cahaya-nusantara.com
Pemerintah Kota Ambon terus mendorong peningkatan literasi keuangan syariah di tengah masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat perencanaan finansial umat. Hal itu terlihat dalam kegiatan bertajuk “Ambon Berhaji, Ambon Berkah,Langkah emas lebih dekat ke Baitullah” yang berlangsung di Ruang Vlisingen, Lantai 2 Balai Kota Ambon, Jumat (13/3/2026).
Kegiatan ini dihadiri Wali Kota Ambon, perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Maluku, jajaran Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Ambon, pengurus Majelis Taklim Al-Madinah, serta sejumlah tamu undangan dari berbagai instansi dan kalangan media.

Dalam sambutannya, Wali Kota Ambon,Bodewin M.Wattimena menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah positif untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya umat Islam, mengenai pentingnya pengelolaan keuangan berbasis syariah. Ia menilai literasi keuangan yang baik dapat membantu masyarakat merencanakan berbagai kebutuhan jangka panjang, termasuk mempersiapkan diri menunaikan ibadah haji.
Menurutnya, keinginan untuk menunaikan rukun Islam kelima tidak cukup hanya dengan niat semata. Persiapan yang matang, baik secara mental maupun finansial, perlu direncanakan sejak dini agar cita-cita berangkat ke Tanah Suci dapat terwujud.
“Kita tentu harus menyiapkan hati dan tekad untuk beribadah. Namun ibadah haji juga membutuhkan kesiapan biaya, sehingga perencanaan keuangan yang baik menjadi hal penting yang perlu dipikirkan sejak awal,” ujarnya.
Ia menilai program yang digagas oleh BSI ini mampu membuka wawasan masyarakat mengenai pentingnya menabung dan mengelola keuangan sesuai prinsip syariah. Melalui edukasi yang berkelanjutan, masyarakat diharapkan dapat memiliki perencanaan finansial yang lebih terarah.
Di sisi lain, Pemerintah Kota Ambon juga berkomitmen memberi ruang bagi seluruh umat beragama untuk melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kerukunan dan memperkuat nilai toleransi di kota yang dikenal sebagai kota musik dan kota yang menjunjung tinggi keberagaman tersebut.
Selain program literasi keuangan, Pemkot Ambon juga terus mendorong berbagai inisiatif sosial keagamaan. Salah satunya melalui gerakan berbagi seperti program “Jumpa Berkah Jumat Pagi Berbagi”, yang mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah.
“Pemerintah hadir untuk seluruh umat beragama di Kota Ambon. Kami ingin memastikan bahwa setiap kelompok masyarakat mendapat ruang yang sama untuk berkembang dan berkontribusi,” tegas Wattimena.
Melalui kegiatan “Ambon Berhaji, Ambon Berkah,Langkah emas lebih dekat ke Baitullah”, Pemerintah Kota Ambon berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, kementerian terkait, lembaga perbankan, serta berbagai pemangku kepentingan dapat terus diperkuat guna meningkatkan inklusi dan literasi keuangan di masyarakat.
Wali Kota juga mengajak masyarakat, terutama generasi muda, untuk mulai membangun kebiasaan menabung sebagai bagian dari perencanaan masa depan. Ia menilai kebiasaan tersebut tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan hidup, tetapi juga membuka peluang untuk mewujudkan berbagai impian, termasuk berangkat menunaikan ibadah haji.
“Jika kita membiasakan diri menabung sejak sekarang, maka kita sedang menyiapkan masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.(CNmy)
