
AMBON,cahaya-nusantara.com
Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menegaskan bahwa jabatan Sekretaris Kota (Sekda) merupakan jabatan karier Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak boleh dipolitisasi. Penegasan ini disampaikan saat apel pagi di halaman Balai Kota Ambon, Senin (20/4/2025).
Menurutnya, proses pengisian jabatan Sekda harus berjalan profesional, objektif, dan bebas dari praktik dukung-mendukung layaknya kontestasi politik.
Ia mengingatkan bahwa Sekda adalah puncak karier ASN di lingkup pemerintah kota, sehingga tidak tepat jika diwarnai manuver politik maupun pembentukan tim
sukses.
“Sekda itu jabatan karier, bukan ajang politik. Tidak ada tim sukses, tidak ada dukung-mendukung,” tegas Wattimena.
Ia mengaku prihatin dengan dinamika yang berkembang, terutama di media sosial, di mana para calon Sekda mulai diserang bahkan difitnah. Kondisi tersebut dinilai dapat merusak proses seleksi dan mencederai nilai-nilai profesionalitas birokrasi.
“Kita mau mencari pemimpin untuk masa depan, bukan kembali membuka konflik atau persoalan masa lalu,” ujarnya.
Wattimena juga memberikan peringatan keras kepada ASN agar tetap menjaga netralitas. Ia menegaskan tidak akan mentolerir keterlibatan ASN dalam upaya mendukung kandidat tertentu.
“Kalau kedapatan ada ASN yang terlibat, saya sudah ingatkan, akan ada konsekuensi,” katanya.
Selain itu, ia juga mengingatkan para calon Sekda untuk tidak melakukan manuver politik, termasuk membentuk tim sukses. Jika terbukti, langkah tegas akan diambil.
“Kalau saya tahu ada yang bikin tim sukses, langsung didiskualifikasi. Ini seleksi, bukan pemilihan,” tegasnya lagi.
Ia bahkan menyampaikan kemungkinan mengambil langkah alternatif dengan menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) secara bergantian jika situasi tidak kondusif.
Hal itu, menurutnya, sebagai bentuk peringatan agar semua pihak menjaga proses tetap sehat.
Menutup arahannya, Wattimena mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kota Ambon dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga integritas proses seleksi Sekda.
“Dari beberapa calon yang ada, hanya satu yang akan terpilih. Karena itu, mari kita jaga proses ini dengan baik, tanpa saling menjatuhkan,” pungkasnya.(CNmy)
