AMBON, cahaya-nusantara.com

Sebuah longboat yang mengangkut 20 penumpang dari Pulau Hatta menuju Banda Besar, Kabupaten Maluku Tengah, mengalami mati mesin di tengah perjalanan pada Sabtu (6/6) pagi. Beruntung, seluruh penumpang berhasil selamat setelah salah satu mesin motor tempel dapat diperbaiki dan kapal kembali melanjutkan pelayaran.

Informasi mengenai insiden tersebut diterima Pos SAR Banda sekitar pukul 08.27 WIT dari seorang pelapor bernama Fardy. Longboat dilaporkan mengalami gangguan mesin saat berada di perairan antara Pulau Hatta dan Desa Dender, Banda Besar, sehingga membutuhkan bantuan evakuasi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR Gabungan bergerak cepat dengan mengerahkan Rescue Inflatable Boat (RIB) dari Pos SAR Banda menuju lokasi kejadian. Titik kejadian berada pada koordinat 3°33’39.33″ LS dan 129°59’43.77″ BT atau sekitar 7,14 nautical mile ke arah tenggara dari Pos SAR Banda.

Koordinator Pos SAR Banda, Ezau Risamasu, menjelaskan bahwa tim langsung melakukan persiapan pencarian dan pertolongan setelah menerima laporan. Namun, saat dalam perjalanan menuju lokasi, pihaknya memperoleh kabar bahwa salah satu mesin motor tempel longboat berhasil diperbaiki.

“Pada pukul 09.29 WIT kami menerima informasi dari salah satu penumpang bahwa mesin berhasil diperbaiki sehingga longboat dapat melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Rakyat Banda Besar,” ujar Ezau.

Setelah melanjutkan pelayaran, seluruh penumpang akhirnya tiba dengan selamat di Banda Besar. Mereka kemudian naik Kapal PELNI KM Labobar untuk melanjutkan perjalanan menuju Kota Ambon.

Kabar keselamatan seluruh penumpang juga dikonfirmasi kembali oleh pelapor. Menurut laporan yang diterima Pos SAR Banda, seluruh penumpang dalam kondisi baik dan telah berada di atas KM Labobar saat menuju Ambon.

Operasi SAR melibatkan sejumlah unsur gabungan, di antaranya Pos SAR Banda, TNI AL, dan Polair Banda. Dalam pelaksanaan siaga dan respons awal, tim didukung oleh satu unit RIB dan Rescue Car.

Saat kejadian, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah berawan dengan kecepatan angin berkisar 21 knot dari arah tenggara hingga barat laut. Tinggi gelombang mencapai sekitar 2,5 meter.

Karena seluruh penumpang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, Operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing dengan ucapan terima kasih atas kerja sama dan respons cepat yang diberikan.(CNmy)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *