
AMBON, cahaya-nusantara.com
Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Maluku dan Maluku Utara (Bank Maluku-Malut), Syahrisal Imbar, menyatakan bahwa kunjungan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa ke kantor pusat bank menjadi momentum strategis untuk memperkuat soliditas tim dan meningkatkan kinerja perusahaan.
Pernyataan ini disampaikan Syahrisal usai menerima kunjungan Gubernur Maluku di Kantor Bank Malut, Ambon, pada Selasa (20/10/2026).Dalam kunjungannya selaku pemegang saham pengendali gubernur Maluku melakukan pengawasan sekaligus memberikan arahan strategis menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Bank Malut.
Menurut Syahrisal, kehadiran orang nomor satu di Provinsi Maluku ini membawa dampak positif bagi semangat seluruh karyawan.
“Kedatangan Pak Gubernur sangat aspiratif. Beliau memberikan masukan yang bermanfaat agar kami lebih kuat dan lebih maju lagi. Ini akan memperkuat spirit dan soliditas kami sebagai pengurus bersama seluruh karyawan Bank Maluku-Malut di mana pun mereka berada,” ujar Syahrisal kepada awak media.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Lewerissa juga memberikan apresiasi terhadap kinerja Bank Malut yang terus menunjukkan tren peningkatan. Bank daerah ini dinilai telah berkontribusi positif bagi kemajuan wilayah, salah satunya melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Syahrisal mencontohkan, dalam rangka HUT Bank Malut, pihak bank telah menyalurkan bantuan air bersih gratis senilai Rp200 juta di beberapa titik Kota Ambon. Bantuan ini diberikan selama beberapa hari untuk meringankan beban masyarakat.
“Selain itu, kami juga berkomitmen ikut serta dalam pengendalian inflasi daerah bersama seluruh stakeholder terkait,” tambah Syahrisal.
Selain memberikan apresiasi, Gubernur Lewerissa juga menyampaikan sejumlah arahan penting. Syahrisal menyebutkan, ada tiga poin utama yang menjadi fokus perhatian Gubernur, yakni pengembangan produk dan jasa berbasis teknologi, penguatan tata kelola perusahaan (corporate governance), serta peningkatan kualitas pelayanan.
Gubernur juga menyoroti kondisi fisik kantor bank. Syahrisal mengakui adanya rencana perbaikan dan kemungkinan pembangunan gedung kantor baru di masa depan sebagai bagian dari peningkatan citra dan kenyamanan layanan.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan masukan Pak Gubernur. Arahan beliau sangat kami butuhkan untuk langkah ke depan,” jelasnya.
Ketika disinggung mengenai kesiapan Bank Malut menyalurkan pinjaman daerah menjelang akhir tahun, Syahrisal menegaskan bahwa bank siap mencairkan dana tersebut sepanjang persyaratan administratif terpenuhi.
Ia menjelaskan, ada beberapa dokumen kunci yang harus dilengkapi sebelum pencairan, antara lain persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), perubahan anggaran daerah, serta persetujuan dari Kementerian Keuangan terkait defisit anggaran.
“Pinjaman daerah kami siap, asalkan dokumennya lengkap. Persetujuan DPRD dan Kemenkeu adalah syarat utama yang tidak bisa ditawar,” tutup Syahrisal.(CNmy)
