Jakarta, cahaya-nusantara.com

Perkumpulan Pengusaha Alat Keselamatan Pelayaran Indonesia (PPAKPI) resmi menggelar Musyawarah Nasional (Munas) III di Hotel Sunlake, Jakarta, Rabu (15/7/2026). Kegiatan yang merupakan forum tertinggi organisasi ini dihadiri oleh para pengusaha alat keselamatan pelayaran dari berbagai daerah di Indonesia. Munas menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi perjalanan organisasi, menyusun arah kebijakan strategis, serta memilih Ketua Umum yang akan memimpin PPAKPI pada periode berikutnya.

Pelaksanaan Munas III merupakan amanat hasil Rapat Dewan Pengurus Nasional (DPN) PPAKPI sebagai bagian dari mekanisme organisasi yang dijalankan secara demokratis sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Selain menjadi forum pengambilan keputusan, Munas juga menjadi ruang konsolidasi bagi seluruh anggota untuk memperkuat sinergi dalam menghadapi dinamika dan tantangan industri alat keselamatan pelayaran yang terus berkembang.

Ketua Steering Committee Munas III PPAKPI, Simon Batmomolin, S.Sos., M.Si., mengatakan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan secara matang agar pelaksanaan Munas berjalan tertib, lancar, dan menghasilkan keputusan terbaik bagi organisasi.

“Munas III PPAKPI diselenggarakan berdasarkan hasil Rapat Dewan Pengurus Nasional. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan baik, penuh semangat kebersamaan, serta menghasilkan Ketua Umum yang mampu membawa PPAKPI menjadi organisasi yang semakin progresif, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan industri kemaritiman nasional,” ujar Simon.

Menurut Simon, PPAKPI memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan standar keselamatan pelayaran nasional melalui penyediaan alat keselamatan pelayaran yang berkualitas, memenuhi standar, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Oleh karena itu, PPAKPI berkomitmen untuk terus mendorong profesionalisme anggotanya sekaligus memperkuat kontribusi terhadap pembangunan sektor maritim Indonesia.

Ia juga menegaskan bahwa ke depan PPAKPI akan terus memperkuat kolaborasi dan kemitraan strategis dengan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. Sinergi tersebut dinilai penting untuk mendukung penyusunan kebijakan, peningkatan standar keselamatan pelayaran, penguatan industri dalam negeri, serta menciptakan iklim usaha yang sehat, transparan, dan berdaya saing. Melalui kerja sama yang erat dengan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan lainnya, PPAKPI optimistis dapat memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan transportasi laut yang aman, andal, dan berkelanjutan.

Pada Munas III kali ini, terdapat dua kandidat yang akan mengikuti pemilihan Ketua Umum PPAKPI, yaitu Ketut Mudiana dari PT. Tri Asana dan Pence Kristianto dari PT. Berkat Abadi Marine. Kedua kandidat diharapkan mampu menghadirkan gagasan, visi, dan program kerja yang dapat membawa PPAKPI semakin maju, solid, serta menjadi organisasi yang responsif terhadap perkembangan industri dan kebutuhan para anggotanya.

Melalui Musyawarah Nasional III ini, seluruh peserta diharapkan mengedepankan semangat persatuan, profesionalisme, dan musyawarah dalam setiap proses pengambilan keputusan. Kepemimpinan yang terpilih nantinya diharapkan mampu memperkuat posisi PPAKPI sebagai organisasi yang kredibel, menjadi mitra strategis pemerintah, serta berkontribusi dalam meningkatkan kualitas keselamatan pelayaran nasional dan mendukung terwujudnya visi Indonesia sebagai negara maritim yang maju.

Munas III PPAKPI bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi tonggak penting untuk memperkuat soliditas organisasi, memperluas kolaborasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan, serta membangun industri alat keselamatan pelayaran Indonesia yang lebih profesional, inovatif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. (CNi)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *